kebaikan.nusantara@gmail.com +62 812-3456-7890
Kembali ke Berita | Inspirasi

Tak Sekadar Bantuan Modal, SKN Hadirkan Program Pembinaan Petani Berkelanjutan

Super Admin 13 May 2026 3 menit baca
Tak Sekadar Bantuan Modal, SKN Hadirkan Program Pembinaan Petani Berkelanjutan

Program Tani Berdaya SKN tidak berhenti pada penyaluran bantuan modal pertanian kepada petani. Menjelang musim tanam, SKN kembali menghadirkan program pembinaan bagi petani binaan di Desa Panca Mukti, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026 ini menjadi bagian dari komitmen SKN dalam membangun kemandirian petani secara menyeluruh.

Program pembinaan tersebut diikuti oleh para petani binaan yang telah mendapatkan pendampingan dan dukungan Program Tani Berdaya selama kurang lebih dua tahun. Selama periode tersebut, petani tidak hanya mendapatkan dukungan modal untuk menjalankan usaha pertanian, tetapi juga diarahkan agar mampu mengembangkan kapasitas dan mengelola usaha tani secara lebih mandiri.

Bagi SKN, bantuan modal merupakan salah satu bagian dari proses pemberdayaan. Modal yang diberikan akan lebih optimal apabila disertai dengan pengetahuan, pendampingan, serta pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, program Tani Berdaya dirancang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan petani dari berbagai aspek kehidupan.

Salah satu aspek pembinaan adalah penyuluhan pertanian. Para petani mendapatkan edukasi yang berkaitan dengan pengelolaan usaha tani, persiapan menghadapi musim tanam, serta upaya meningkatkan produktivitas lahan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu petani mengambil keputusan yang lebih tepat dalam mengelola kegiatan pertanian mereka.

Selain aspek teknis pertanian, SKN juga memberikan perhatian pada pembinaan mental dan spiritual. Petani diajak untuk melihat aktivitas pertanian bukan hanya sebagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar dan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

Pembinaan spiritual juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran petani terhadap nilai-nilai kejujuran, amanah, keberkahan dalam mencari rezeki, serta kewajiban menunaikan zakat pertanian ketika hasil panen telah memenuhi ketentuan syariat.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah edukasi finansial. Para petani didorong untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola pendapatan hasil pertanian, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta merencanakan penggunaan hasil panen secara bijak. Kemampuan mengelola keuangan menjadi penting agar peningkatan hasil pertanian dapat benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan keluarga petani.

Kegiatan pembinaan menjelang musim tanam ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan petani menghadapi periode pertanian berikutnya. Pengalaman selama dua tahun mengikuti Program Tani Berdaya menjadi modal penting bagi para petani untuk terus berkembang.

SKN berharap pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan petani yang tidak hanya produktif dalam mengelola lahan, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi, mental yang kuat, dan kesadaran spiritual.

Melalui pendekatan tersebut, Program Tani Berdaya diharapkan mampu menciptakan perubahan yang lebih luas. Bukan sekadar menyalurkan modal, tetapi membangun petani agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu menjadi bagian dari penggerak perekonomian masyarakat Desa Panca Mukti.

Bagikan Berita Ini